Makna 20 Mei Bagi Dua Negara dan Satu Keluarga dari Carl Jung
sumber foto Kompasiana "Kata 'kebahagiaan akan kehilangan makna bila tidak ada 'kesedihan'. Carl Gustav Jung Saya memulai tulisan sederhana ini dengan kutipan dari Carl Gustav Jung, tokoh penting yang merintis teori Psikologi Analitik asal Swiss. Bahwa dalam memaknai suatu peristiwa bahagia bagi sebuah individu maupun institusi pasti diwarnai dengan adanya rasa dukacita. Rasa sedih yang menjadi fase kehidupan tertentu bagi manusia dan sebuah kelompok masyarakat sebelum mencapai kebahagiaan. Secara khusus saya ingin membahas khusus makna dari kutipan Jung dengan makna tanggal 20 Mei bagi kampung halaman saya, Timor Leste, tanah kelahiran saya, Indonesia dan keluarga saya. Tulisan ini tidak mendalam secara sisi sejarah. Saya hanya ingin menyampaikan makna tanggal 20 Mei menurut persepsi saya yang berkelindan dengan kutipan Carl Jung. Hal ini sebagai eksistensi dari buah pemikiran Descartes, filsuf asal Perancis, yakni Cogito Ergo Sum, saya berpi...