Pengalaman menarik dari para senior di Kompas (Part 1)
Halo...... salam sejahtera..Selamat Natal dan menjelang tahun baru 2013....
Kita ketemu lagi..maaf setelah sekian lama..aku tidak menulis lagi di blog ini...aku hanya ingin berbagi mengenai pengalaman selaman sebulan training di kompas....
pada tanggal 1 November 2012...aku turun di depan kantor kompas...kemegahan gedung berlantai enam itu menjadi nyata di depan mata..(selama hanya membaca korannya..hehheheeh).....Sambil menenteng koper besar bermerek polo dan sebuah tas..aku melangkahkan kaki masuk ke kantor berlantai enam itu....
Teryata di pos satpam sudah ada salah seorang temanku asal Kupang, Frans Pati Herin..Pria asal adonara yang juga mengambil jalan yang panjang seperti diriku....Sebuah perjalanan yang menarik di tengah kejamnya ibu kota.....
Semua itu membutuhkan komitmen dan kerja keras..ya!!!! Komitmen untuk menjadi wartawan kompas.....setelah kami bercakap-cakap sekitar 15 menit...hadirlah senior kami dari kupang juga..Videlis Djemali...
Pria asal pulau Komodo... datang penuh senyum..namun dia sembarang mengumbar senyum..pasti ada hal tertentu yang menarik di hatinya.. Videl merasa lucu dengan sikap kami berdua yang masih merasa heran dan takjub dengan ibu kota.
Akhirnya kami bertiga memutuskan untuk masuk ke kantor Kompas dengan cat berwarna putih yang legendaris ini. Pengalaman paling lucu saat kami akan masuk ke dalam lift menuju ruang diklat di lantai 5.
Kami bertiga sempat ragu apakah bisa menekan tombol yang benar. Namun setelah kami bermusyarawah sesuai sila Pancasila yang kelima (wkwkWkwk), perjalanan ke lantai 5 berjalan lancar. Perjalanan merintis cita-cita menjadi wartawan Harian Kompas pun dimulai. (Bersambung)
Teryata di pos satpam sudah ada salah seorang temanku asal Kupang, Frans Pati Herin..Pria asal adonara yang juga mengambil jalan yang panjang seperti diriku....Sebuah perjalanan yang menarik di tengah kejamnya ibu kota.....
Semua itu membutuhkan komitmen dan kerja keras..ya!!!! Komitmen untuk menjadi wartawan kompas.....setelah kami bercakap-cakap sekitar 15 menit...hadirlah senior kami dari kupang juga..Videlis Djemali...
Pria asal pulau Komodo... datang penuh senyum..namun dia sembarang mengumbar senyum..pasti ada hal tertentu yang menarik di hatinya.. Videl merasa lucu dengan sikap kami berdua yang masih merasa heran dan takjub dengan ibu kota.
Akhirnya kami bertiga memutuskan untuk masuk ke kantor Kompas dengan cat berwarna putih yang legendaris ini. Pengalaman paling lucu saat kami akan masuk ke dalam lift menuju ruang diklat di lantai 5.
Kami bertiga sempat ragu apakah bisa menekan tombol yang benar. Namun setelah kami bermusyarawah sesuai sila Pancasila yang kelima (wkwkWkwk), perjalanan ke lantai 5 berjalan lancar. Perjalanan merintis cita-cita menjadi wartawan Harian Kompas pun dimulai. (Bersambung)

Comments